• Apa itu psikologi trading forex - indigonews.eu.org

      


    Trading forex memang jenis investasi yang paling ganas dan tidak kenal ampun ya sob !!! na ini sih saya rasa emang pantas dengan keuntungan yang gak terbatas. Namun ya itu tadi resikonya ya tidak kalah ganasnya. biasanya para pedagang di dunia rill dalam memulai usaha, bisa jadi loss atau rugi namun tidak langsung gulung tikar... namun kalau di forex trading sekarang buka usaha tanam modal dan ya beberapa menit langsung gulung tikar bisa saja terjadi sob... percaya gak percaya sih kalau ente udah alami ya baru deh bakalan nganggung nantine hehehe. 

    Baca Juga : Berbagi Pengalaman Trading

    Na namun disini yang namanya resiko menurut gue itu bisa di kurangi dengan cara apa ? na ya mungkin salah satunya adalah dengan menata psikologi kalan saat melakukan perdagangan forex trading. Disini peran psikologi itu sangatlah penting. Kalau bisa diperkirakan sih kisaran 80 % memegang kendali.... 20 % lainnya soal teknik dan kondisi pasar. 

    Baca Juga : Blog Tips Berbahasa Inggris

    Kenapa gue bilang seperti itu dan bahkan peran psikologi lebih penting ketimbang teknikalnya ???? Hmmmm kembali lagi ke pengalaman kita masing masing ya sob !!!... jadi begini, saya suka mengibaratkan sesuatu dalam hal belajar untuk mempermudah memahami dan ya dengan begitu proses belajar bisa lebih simple dan gak terlalu ngalor dan ngidul. 


    Misal ada si A dan si B, mereka sama sama trader. dan sama sama megang indikator atau teknik trading yang sama... Misal fibo garangan wkwkwkw... Dengan konsep buy sell stop loss take profit segala macam adalah sama... hanya beda tradernya si A dan si B. Jadi pada suatu kondisi terjadi sebuah anomali pasar atau keanehan pada pasar... dan pada waktu itu teknikal yang mereka gunakan kebetulan dalam kondisi yang tidak menguntungkan. Ya ibaratnya sih ambigu ini mau bagaimana cut losss holdd atau switch posisinya. 


    Na disinilah peran psikologi trading itu mulai nampak dan endingnya akan memberikan hasil entah nanti profit atau loss. 

     

    Misalkan saja si trader A, melihat kondisi yang tidak menentu langsung saja dengan tegas melakukan cut losss, dan tidak banyak mikir lagi. dia beranggapan besok masih ada hari untuk ngedapetin profit kembali, namun beda cerita ama trader B yang memilih untuk menunggu posisi balik arah dan mengabaikan sistem trading yang digunakan, dan disini tentunya tidak menuruti sistem justru menurut kata hati dan ya hasilnya biasanya sih akan kacau bukanya searah dan malah bisa kehilangan modal secara menyeluruh. 


    Dari contoh simple di atas kita bisa ambil kesimpyulan kalau ternyata psikologi ini bisa menjadi pilot dari dalam diri kita yang bisa memberikan navigasi untuk menjadi trader lebih baik di masa mendatang. Mungkin memang benar kalau trader senior bilang, indikator atau sistem trading yang baik itu berasal dari dalam diri kita sendiri.. Ya maksudnya sih psikologi trading ini sob !!! jadi semoga sampe disini kalian paham deh... dan bagaimana apakah kalian udah menjadi trader yang tegas,,, kalau trader siap profit mungkin memang semuanya pada mau, namun trader yang mengambil tindakan cepat saat kondisi floating itu perlu seribu pikiran dan perlu seribu pengalaman yang bisa membuatnya menjadi trader yang emang punya mental bagus.

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar