• Sejarah Nkri Situasi Menjelang Proklamasi Kemerdekaan




    Sejarah Nkri Situasi Menjelang Proklamasi Kemerdekaan


    Malaysia memperoleh kemerdekaannya pada tanggal 9 Agustus 1957.

    Aksi untuk memperoleh kemerdekaan diprakarsai oleh Aliansi Rakyat Malaya (MPA).

    Pada hari berikutnya, 10 Agustus 1957, Sir Harold Macmillan menjadi Perdana Menteri pertama dari Bangsa-Bangsa Persemakmuran Inggris yang sepenuhnya independen.

    Upacara untuk mendeklarasikan kedaulatan Malaysia dilakukan oleh Lord Louis Mountbatten pada hari berikutnya.

    Setelah itu, Tun Abdul Razak memproklamasikan Proklamasi Kemerdekaan untuk memperingati perjalanan berdarah menuju kemerdekaan.

    Dalam proklamasi itu disebutkan bahwa semua orang Malaysia adalah sama tanpa memKamung ras, agama, atau pekerjaan mereka.

    Pertama-tama, aksi kemerdekaan digagas oleh KKP.

    Itu adalah gerakan patriotik yang bertujuan menyatukan semua orang Malaysia di bawah satu bendera dan satu konstitusi.

    Namun, ada perjuangan antara mereka yang menginginkan kemerdekaan dan mereka yang bergabung untuk melawan Inggris.

    Akibatnya, terjadi intervensi militer dari pihak luar.

    Ketika ini terjadi, para pejuang perlawanan tidak lagi bebas memilih jalan mereka.

    Sebaliknya, mereka dipaksa berjuang untuk negara yang ingin mereka sebut negara mereka sendiri.

    Setelah memperoleh kemerdekaan, UMNO segera berupaya untuk mengamankan kekuasaan absolut dengan segala cara tetapi mengalami kesulitan dalam mengendalikan pihak lain karena konflik internal dan patriotisme.

    Umno menghadapi perlawanan sengit dari PKR yang menyebabkan banyak pertempuran sengit di antara mereka.

    Namun, Umno akhirnya menguasai Kelantan pada tahun 1963 setelah pemberontakan Sukanan dan penyerahan PKR.

    Setelah itu, UMNO berhasil mengamankan pemerintah federal Malaya dengan Putrajaya sebagai ibukotanya dengan segala cara pada tahun 1964.

    Selama jangka waktu ini, PKR sibuk mengikuti pemilihan umum di wilayah federal dan berperang melawan UMNO di Kuala Lumpur dan kota-kota federal lainnya di bawah kepemimpinan Mahathir.

    Intinya, Mahathrim melakukan dua hal untuk UMNO: (1) Satukan orang Malaysia di bawah satu bendera; dan (2) Membuat mereka membenci komunisme lebih dari apapun.

    Karena upayanya dalam menciptakan dua kondisi untuk penyatuan di bawah satu bendera, Mahathrim menjadi salah satu tokoh Malaysia yang paling dicintai di antara orang Malaysia saat ini.

    Namun, usahanya menjadi bumerang karena sekarang warisannya dibenci oleh sebagian besar nasionalis Malaysia karena perannya dalam menerapkan kebijakan yang memecah belah warga Malaysia berdasarkan ras dan mempromosikan agama di atas akal sehat.

    Agar UMNO mempertahankan kendalinya atas pemerintah federal Malaya, ia harus mencuci otak warga Malaysia dari menentang patriotisme dan mendukung PKR.

    Inilah sebabnya mengapa Umno menggunakan patriotisme sebagai alat melawan rakyat dengan membuat mereka percaya bahwa patriotisme berarti kebencian terhadap non-Malaysia dan dukungan untuk Malaya merdeka.

    Selain itu, UMNO juga meyakinkan warga Malaysia bahwa bergabung dengan UMNO akan membuat mereka lebih patriotik dan mengamankan kebebasan mereka dari komunisme dan ancaman internal lainnya.

    Dengan demikian, Umno telah mencapai tujuannya melalui manipulasi patriotisme untuk menjaga visi kebangsaan di bawah kekuasaan Inggris.

    Umno juga menggunakan strategi lain untuk mengubah pikiran orang Malaysia untuk bergabung dengan partai lain selain mereka - yaitu agama - di bawah Rencana Buku Moral 5 Buku Moral kepemimpinan Mahathir (Rencana PH ke-5).

    Selama jangka waktu ini, Mahathrim memimpin UMNO dalam mengalahkan PKR di kampung halaman Mahathir di Ipoh di mana ia pertama kali mendirikan UMNO sebagai organisasi anti-komunis.

    Selain itu, UMNO memperluas pengaruhnya di Semenanjung Malaysia di bawah perintah Mahatham saat mengalahkan Bapunya di Malaysia Timur selama Operasi Bukit Klasih (OKLH).

    Melalui kampanye militer yang dipimpin oleh Mahathrim sebagai ketua UMNO ini, ia mengamankan agenda politiknya melalui patriotisme serta kesadaran beragama di antara para pendukungnya.



    #Tag Artikel


    sejarah nkri situasi menjelang proklamasi kemerdekaan
    indonesia negara maju
    sejarah dari negara indonesia
    bali yang dikenal daripada indonesia
    agustus 1945 sebagai ulang tahun nkri

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar